roof garden

Great People & City

Masyarakat Madani di Kota Manusiawi

Archive for Oktober 7th, 2009

Green architecture : integrasi alam, ekosistem, jangka panjang, tak harus mahal

Green Mall, Jepang. Model green architecture di luar negeri.

Enviro Tower. Penghijauan menyolok di highrise building.


Isu pemanasan global sedang hangat-hangatnya. Bumi semakin panas, akibat perubahan iklim global. Ozon semakin tipis, sehingga ultra violet matahari mudah menembus atmosfer dan meningkatkan suhu bumi. Es di kutub terus meleleh karena efek rumah kaca. Kadar zat pembunuh CO2 pun terus meningkat. Jika ini berlanjut, sejumlah daratan di bumi bakal tenggelam.

Tanda2 akan terjadinya bencana lebih besar telah terlihat. Perubahan iklim ( climate change ), antara lain terjadi karena sikap kita dalam kehidupan sehari-hari. Pembangunan gedung2 dan kawasan perumah semakin pesat. Yang memprihatinkan, sebagian besar program pembangunan itu tidak berwawasan lingkungan. Akibatnya, kerusakan lingkungan makin parah.

Untuk mengerem laju kerusakan lingkungan, sejumlah negara menggagas program penangkalnya. Di antaranya berupa aplikasi teknologi tinggi untuk mengurangi gas2 polutan. Al Gore, mantan wapres AS, dalam video presentasinya menceritakan bagaimana teknologi dapat menekan peningkatan panas bumi. Gas2 polutan diinjeksi ke dalam bumi, misalnya.

Desain green architecture yang futuristik. Siap menantang jaman. Dengan memanfaatkan kemajuan teknologi untuk mengerem pemanasan global.

Lain Al Gore, lain lagi arsitek. Para ahli rancang bangunan ini memanfaatkan alam dan kemajuan teknologi dalam menekan laju peningkatan panas bumi. Salah satu penyumbang laju peningkatan panas bumi adalah penggunaan energi. Oleh karena itu, desain2 bangunan terbaru nantinya harus dapat meminimalisir penggunaan energi. Mereka menyebutnya bangunan berkonsep green architecture, yang harus dapat menekan penggunaan air dan ramah lingkungan.

Budiman Hendropurnomo dari Duta Cermat Mandiri mengatakan,”Bangunan green tidak harus menggunakan material alam, tetapi dapat juga menggunakan material modern.” Salah satu contoh aplikasi material modern pada gedung berkonsep green ada di Manchester Civil Justice Center. Gedung 15 lantai ini mengaplikasikan kaca di sebagian dindingnya untuk meminimalkan penggunaan lampu listrik pada siang hari. Kaca dibuat 2 lapis untuk mengurangi panas matahari yang menyorot ke dalam gedung. Dua lapis kaca ini dapat meredam radiasi matahari, sehingga mengurangi penggunaan energi listrik untuk pendingin ruangan.

Chicago Green City.

Nye Countdown Arch.

Kompleks Green Hotel Atkins

Rumah panggung dikelilingi penghijauan.

Di Indonesia, konsep arsitektur hijau baru saja digulirkan. Pemahaman tentang konsep green itu sendiri masih beragam, tergantung dari sudut pandang yang mana. Arsitek Yandi Andri Yatmo dari IAI DKI Jakarta mengatakan,”Green pada bangunan itu meliputi sebuah bangunan yang terintegrasi dengan alam, serta memperhatikan ekosistem lokal dengan perencanaan jangka panjang.” Konsep ini menuntut arsitek steward of the earth. Arsitek berperan penting dalam penerapan konsep green architecture. Arsitek Budi Pradono menyadari bahwa arsitek memegang peranan penting dalam kelestarian lingkungan. Green architecture lebih ke soal etika. Banyak orang tidak peduli soal etika. Mereka membangun gedung untuk memenuhi unsur komersialnya.

Pelaku bisnis konstruksi beranggapan, konsep green architecture itu bisa meningkatkan cost pembangunan. Padahal dengan metode tepat, aplikasi konsep ini tidak harus mahal. Yang paling mudah adalah menerapkan konsep back to nature, seperti yang dilakukan Budi Pradono pada Resor Kayumanis di Bali. ( Idea ).

Efek rumah kaca : dikenal juga dengan nama greenhouse effect. Terjadi karena radiasi matahari ke muka bumi tidak terpantul seluruhnya. Sebagian besar terjebak di muka bumi karena terhalang gas CO2 dan gas polutan lain yang semakin padat. Akibatnya, suhu bumi meningkat, terjadilah pemanasan global.

Integrasi desain dengan alam : menara Mesianaga di Selangor, Malaysia, karya arsitek Dr.Kenneth Yeang. Menggunakan material modern dalam pengaplikasian desain bangunan. Mendapat Aga Khan Award tahun 1992 karena berhasil mengintegrasikan desain yang menyatu dengan alam.

Roof garden : penghijauan di atap rumah & kiat membuatnya.

Taman di atap, terlihat seperti di pekarangan rumah saja.

Roof garden, bisa menjadi alternatif tempat berkumpul anggota keluarga, sekalian menurunkan suhu kota.

Genteng kini berganti dak beton. Dak tak lagi sekedar atap, tapi kini taman hijau. Nongkrong di halaman rumah sambil menikmati tanaman dan kolam, kini bukan impian. Meski lahan kita super sempit. Taman nan hijau bisa dibuat di atas rumah kita. Dak seluas 50 m2 diurug tanah dan ditanami rumput gajah mini ( Axonopus Compressus ) sebagai penutup tanah. Rumput berfungsi menghambat sinar matahari dan menjaga kestabilan suhu permukaan beton. Biasanya suhu bereaksi jika terjadi perubahan temperatur pada siang atau malam hari. Alhasil, rumah menjadi adem.

Membangun halaman di atap rumah membutuhkan konstruksi atap yang kuat, karena selain menyangga beratnya sendiri, ia juga menyangga berat tanah, tanaman, air dan tentu saja, manusia. Tahapan membuat taman di dak beton adalah :

  • Buatlah atap dak beton dengan kemiringan 2 sampai 3 derajat. Konstruksi menggunakan material cor beton bertulang dengan besi diameter 8 mm. Ukuran setiap kolom ( tiang struktur ) beton 20 cm x 20 cm. Tebal lantai dak 20 cm untuk luasan 50 m2.
  • Buat bak tanaman di tepi dak beton. Bentuk bak boleh kotak, bulat, oval atau kombinasi, asal bentuknya sesuai dengan luas dak yang ada.
  • Lapisi dak beton dan bak tanaman dengan material waterproofing, mencegah agar air tak merembes ke ruang di bawahnya, juga melindungi tulang besi pada balok kolom dan lantai.
  • Buatlah instalasi air bersih dan air kotor. Instalasi air bersih untuk menyiram tanaman. Instalasi ini berhubungan langsung dengan pompa air atau bak penampungan air. Perhatikan juga instalasi air buangan yang tersambung dengan tepi dak terendah, lalu hubungkan ke pipa talang air menuju bak resapan di tanah dan ke riol kota.
  • Tuang tanah merah dan humus. Kandungan pH tanah 5 – 7. Kemudian, tanam rumput di atasnya. Tanam tanaman berakar serabut pada bak tanaman. Jenis tanaman rambat dapat di tanam di tepi pagar atau dinding, sedangkan tanaman rendah pada bak dan tepi taman. Tanam juga tanaman berbunga agar tampilan taman lebih indah.

Pasang pagar di bagian depan dan belakang taman. Pagar dapat dibuat dari material besi, bambu, atau kayu, atau apa saja, asal kuat dan aman. Lebih baik jika pagar memiliki pintu, sehingga kita seperti berada di pekarangan rumah.

Pagar pembatas dapat dibuat dari besi kotak dan anyaman kawat, lengkap dengan pintu. Antar sambungan kawat dilas agar kuat. Pagar dipasang berjajar di depan dan belakang taman. Ukuran pagar 4 m tinggi 50 cm. Finishing besi bisa menggunakan cat berwarna tembaga. Di atas pagar dirambati tanaman Passiflora. Tempat leha2 berupa bangku taman sepanjang 4 m dengan tinggi 20 cm diletakkan di sisi dinding. Bahannya dari potongan kayu bangkirai yang disusun berjajar dan ditopang oleh besi pelat. Besi disekrup ke dinding. Taman atap di rumah Hari Yuwono dan Sithowati Sandrarini di kawasan Guntur, Jakarta Pusat ini dirancang arsiteknya, Adi Purnomo.

Sejumlah tanaman bumbu dapur dan sayuran bisa tumbuh subur di situ. Sebut saja serai ( Cymbopogen citratus ), gambas atau oyong ( Luffa acutangula ) dan terong ( Solonum melongena ). Tanaman berbunga indah yang bisa anda tanam, diantaranya ; Morning glory ( Ipomea hibrida ), mawar ( Rosa hibrida ), passiflora ( Passiflora quadrangularis ) dan miana ( Coleus hibrida ). Anda bisa jalan2 di atap sembari mengecek kesuburan koleksi tanaman anda. Tak usah khawatir ambruk karena dak cukup kuat menahan beban lalu lalang penghuni dan furnitur taman. Suasana berbeda dari pekarangan rumah akan anda temukan. Penasaran ? ( Idea )

Tanaman hidup segarkan ruangan. Trik & idenya.

Menghadirkan tanaman hidup di dalam rumah ( pot plan ) menyehatkan penghuni dan memberi efek psikologis yang menenangkan. Kecantikan warna tanaman memberi sentuhan keindahan pada hunian. Ruang makin segar dan rumah kian nyaman. Trik dan idenya :

Ruang tamu : Letakkan pot rotan dengan tanaman kuping gajah ( Anthurium chrystallinum ) di pintu masuk. Tamu akan berdecak kagum melihat daun yang rimbun. Episcia fulgida menjuntai dari meja pojok yang tinggi memperindah pojok ruang. Di bagian bawah boleh diletakkan zamioculcas zamiifolia yang mungil. Ada pula wali songo ( Scheffera arboricola ), drasena dan sirih gading yang siap memberi kesegaran. Sirih gading tumbuh pada media apa saja. Dalam wadah kecil berisi air pun oke. Bunga jasmine putih bersih mempercantik tampilannya. Kredenza yang tinggi dapat diimbangi dengan meletakkan anggrek bunga yang cantik. Hiasi bagian bawahnya ( tanaman kombinasi dalam pot yang sama ) dengan daun berlubang Monstera oblique ver exipilata untuk memberi kesan eksotik.

Ruang makan : 6 tanaman pot ( Singonium varigata keriput ) di susun berjajar dengan tanaman paku sarang burung ( Asplenium sp ) sebagai primadona. Meja pojok/ konsol dihiasi tanaman sirih gading ( Scindapsus aureus ) dalam pot persegi warna putih. Meja konsol disemarakkan jajaran pot cantik berisi anggrek bulan berwarna ungu ( Phalaenopsis ) dan 2 jenis philo ( Philodendron ) segar. Jika anda menggunakan crystal soil, misalnya warna biru, tempatkan tanaman Bromelia dalam wadah kaca, letakkan di tengah atau ujung meja makan ( supaya tidak monoton ).

Di atas meja makan bulat, anda bisa meletakkan pot tanaman yang cukup tinggi. Anggrek Phalaenopsis bisa menjadi tanaman penggugah selera dan mempercantik ruangan. Jika ruang makan anda menghadap taman, tutupi tanah yang terkesan kotor dengan sirih-sirihan yang cantik.

Kamar tidur : lidah mertua ( Sansevierea trifasciata ) diletakkan di atas meja di sudut tempat tidur. Di atas lemari, sirih gading merambat dan menjuntai. Keindahan anggrek berbunga ungu ( Dendrobium ) dengan vas yang cantik memberi warna romantis. Keranjang rotan bercat putih bisa diisi pot tanaman Spathyphyllum yang hijau. Kursi dengan dudukan bulat boleh untuk menaruh pot kehijauan dengan Philodendron di dalamnya. Di atas nakas/ meja samping bantal, vas bening makin indah dengan hiasan daun Dieffenbachia. Jika anda menggunakan crystal soil, pilih yang berwarna hangat ( misalnya merah ) dengan tanaman eksotik semacam Alocasia.

Kamar mandi : Hiasi dengan tanaman dari marga Ananas, seperti Aechmea fasciata berwarna pink berbentuk menarik.

Tanaman bisa menyegarkan penampilan ruangan anda.

Aneka tanaman mungil, seperti kaktus mini dalam pot2 cantik bisa jadi pilihan.

Bila anda termasuk orang yang praktis tapi artistik, mungkin anda kurang menyukai meletakkan beberapa jenis tanaman dalam beberapa pot. Karena selain harus dikeluarkan setiap 3 hari sekali untuk mendapatkan sinar matahari, seluruh daun dan pot2 ini perlu dibersihkan secara berkala agar tetap terlihat cantik. Solusi untuk anda ; pilih satu pot yang cukup besar yang paling anda sukai. Lalu isilah pot tsb dengan beberapa jenis tanaman berbeda. Ruangan terasa beda, juga lebih personal.

Tak ada rumus baku dalam menata dan mengkombinasikan tanaman, sehingga anda tak perlu takut bereksperimen. Sebagai ide, gabungkan anggrek Phalaenopsis dengan daun sirih gading, atau tanaman Ananas dalam berbagai bentuk.

Crystal soil : media tanam yang bersih dan steril.

Untuk tanaman dalam rumah, anda bisa mencoba media pengganti tanah, yaitu crystal soil. Jenis ini terkesan lebih cantik, membuat rumah terlihat lebih bersih dan steril. Crystal soil berbentuk dekoratif, seperti butiran2 kecil, gel2 berbentuk kotak atau poligonal. Warnanya pun variatif, mulai dari merah, hijau, ungu, putih, sampai biru dan pink, sehingga bisa disesuaikan dengan dekorasi ruangan.

Tanaman hias dalam media tanam crystal soil.

Cara penggunaan cukup mudah. Cukup direndam dalam air dengan perbandingan 1 : 80 selama 12 jam. Setelah itu, tiriskan air agar crystal soil bisa digunakan. Vas atau gelas transparan menjadi alternatif wadah yang menarik. Sebelum meletakkan tanaman di dalam crystal soil, bersihkan dulu akarnya dari tanah. Anda tak perlu menyiram atau memberi pupuk pada tanaman untuk waktu yang cukup lama. Tambahkan air hanya bila permukaan crystal soil terlihat kering. Menariknya lagi, anda bisa menambah aroma terapi pada crystal soil untuk memperharum ruangan. Hmm … wangi.

Tips merawat & menata tanaman.

  • Ketahuilah sifat tanaman favorit anda. Beberapa tanaman membutuhkan sinar matahari langsung. Namun sebaliknya, ada jenis2 yang membutuhkan lokasi yang teduh dan lembab. Sebaiknya, keluarkan tanaman secara berkala, misalnya 3 hari sekali, agar dapat “bernafas” secara maksimal. Jangan lupa menaburkan pupuk daun/ kompos, dan siramlah secara berkala.
  • Penyiraman tanaman sebaiknya dilakukan pada pagi hari. Banyaknya volume air tergantung media yang digunakan. Jagalah agar media tidak kering karena akan membuat tunas baru enggan tumbuh. Pencegahan terhadap hama dan penyakit dapat dilakukan dengan cara penyemprotan anti hama atau menaburkan insektisida setiap 1 – 2 kali perminggu.
  • Sesuaikan bentuk pot dengan bentuk tanaman favorit anda. Jika bentuk grafis tanaman bulat, pilih pot yang tidak memiliki pinggiran agar tetap terkesan dinamis. Bagian bawah pot harus memiliki lubang agar tanaman tidak membusuk dan memiliki sirkulasi udara yang baik. Untuk memberi kesan beda, pilihlah aneka jenis pot yang unik dan cantik. Mulai dari kaleng, tanah liat, sampai porselen dalan aneka warna putih, cokelat, tembaga, sampai hitam dan hijau, bisa anda manfaatkan. Pilih pot dengan desain menarik. Selaraskan tanaman dengan interior rumah. Pilih warna tanaman yang senada. Gabungkan beberapa tanaman dengan proporsi seimbang. ( Herliana Wiharsa, Herli Floral Desain School / Idea )

20 jenis tanaman ideal dalam rumah

Banyak tanaman bisa hidup subur dalam rumah. Beberapa di antaranya sedang populer dan ideal untuk menghias ruangan. Beberapa spesies, marga ( genus ) dan keluarga ( family ) tanaman yang ideal :

  • Dendrobium ( Orchideae – anggrek )
  • Ficus ( beringin )
  • Pleomete reflexa ( Dracaena )
  • Kalanchoe hibrida ( Cocor bebek )
  • Pachira
  • Ananas comosus ( Nenas-nenasan )
  • Alocasia ( Sente )
  • Aglaonema donacarmen
  • Sansevierea cilindrica
  • Neoregelia
  • Zamioculcas zamiifolia
  • Dieffenbachia
  • Phoenix roebellini
  • Spathyphyllum
  • Monstera oblique ver exipilata
  • Anthurium chrystallinum
  • Scindapsus aureus
  • Neprolepis exceltata ( Paku-pakuan )
  • Schefflera arboricola ( Wali songo )

Cuci muka pagi hari ditemani anggrek kesayangan anda, Green Dendrobium. Pernah terpikirkan ?

Green Building di Seoul, Korea Selatan. Hijau nan sejuk. Arsitektur hijau.

Rumah di balut tanaman. Unik dan adem. Green architecture.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: